-Waktu kangen sama waktu ketemu itu harus seimbang, ibarat debet dan kredit yang harus balance.
-Bertemu itu penting menjadi fakta, bukan hanya opini agar kangen yang senantiasa diucapkan tidak menjadi kalimat rancu.
-Kangen merupakan kejadian yang berulang terjadi dan termasuk pula kedalam simple present tense.
-Kangenku padamu layaknya pertemuan yang terhalang Everest 29.035 kaki / 8.850 m dan Pasific 165.385.450 km2
-Kangen itu termasuk ke dalam dinamika sosial, yaitu interaksi lewat hati yang terjadi pada 2 orang indivdu dan sangat membutuhkan komunikasi secara langsung.
-Andai smadav bisa menghapus virus-virus kangen yang bertebaran di otakku.
-Kangen kamu itu wajib bagiku, layaknya fardhu pada ibadah sujudku.
-Kangenku tak serumit rumus fungsi invers.
-Kangenku seindah irama not-not balok.
-Memang kangen itu tak beraturan seperti pada UUD, iya! tapi aku selalu teratur ngangenin kamu, setiap saat.
KANGEN itu pelajaran bagiku. Bagaimana aku memaknai arti kebersamaan, bagaimana pentingnya sebuah pertemuan, bagaimana ternyata aku sangat butuh kamu.
No comments:
Post a Comment