Terimakasih untukmu Tuhan, aku bersyukur kau berikan kehidupan di tempat ini, di tengah keluarga sederhana, diantara senyum orang-orang yang begitu renyah yang terekam indah disetiap bekerjanya denyut nadi dan aliran darahku, aku menjadi orang yang sangat bahagia atas sesuatu yang kurasa lebih dari sebuah anugerah, meski terkadang aku tidak sering berucap syukur.
Dan tak lupa kuucap kepada dia yang mengikhlaskan tulang rusuknya untukku, Tuhan pernah bercerita bahwa dia adalah cintaku dan suatu saat aku akan bertemu, ditemukan, dan dipertemukan.
Aku tidak mencari siapa dia yang paling indah? siapa dia yang paling pintar? siapa dia yang paling hebat? siapa dia yang paling menguntungkan? atau siapa dia yang paling sempurna? aku hanya mencari siapa dia yang ikhlas menerima kekuranganku, siapa dia yang tau rendahnya keberadaanku, siapa dia yang mengerti bahwa hariku kemarin adalah mimpi buruk, dan siapa ia yang selalu mengingatkanku bahwa aku begitu kecil dimata Tuhan.
No comments:
Post a Comment