Pagi sekitar pukul 07.47 adalah
pagi yang terlalu awal bagi penikmat tidur. Terbangun dari mimpi yang
berantakkan, entah apa, mengapa, dimana, siapa, kapan, dan bagaimana isinya,
saya sangat tidak tertarik untuk berusaha mengingat. Yang saya ingat hanya, malam
itu seperti mati, malam itu....
-----||-----
Malam
itu, semuanya terlihat melemah. Wajah
sayu mendayu, mata merah dengan sedikit binar air mata tertahan, mulut yang bungkam
penuh makna, getaran-getaran di dada yang tiba-tiba melambat, seperti malaikat
sedang berusaha mencabut nyawa saya. Juga tangan yang seperti butuh ribuan
dorongan untuk membantunya membuka kunci pintu kamar yang bertaburan. Ya,
persis hati ini.
Kesal
dan sesal berlalu lintas dalam otak saya. Seperti tidak ada lampu merah, mereka
melaju terus, lajuuuuu lalu berputar-putar saja sesuka hati. Saya pusing, ingin
rasanya saya berhentikan lalu menampar mereka satu persatu kemudian pergi
meninggalkan saya, begitu juga yang ingin saya lakukan kepada kamu.
Rasa
bahagia yang sangat menumpuk, kenang-kenangan yang tertimbun, bahkan rasa cinta
yang tumbuh menjadi sangat rimbun dan menjulang. Malam itu, kamu mematahkan
semuanya. Semua-muanya. Saya seperti mati, kehilangan kendali. Semuanya
tiba-tiba berhenti begitu saja, lenyap seperti ada yang merancuni seluruh saya
atau hanya seginilah batas kelelahan saya.
-----||-----
Saya dihukum, saya didesak untuk membutakan
segala yang terlihat curang, melumpuhkan segala
yang masuk akal, menggenapkan segala yang ganjil, dan mendamaikan segala
mengganjal.
Kenapa demikian? Apakah saya
terlalu tidak pantas untuk marah? Terlalu lemahkah saya untuk menunjukkan rasa
sakit saya? Terlalu dangkalkah fikiran saya untuk menangkap semua
perilaku-perilaku nakal di balik senyum sopan kamu yang begitu sumringah?
Tenang,
karena saya tidak akan dendam. Pendam, karena saya tidak akan mencaci maki. Redam, karena saya tidak akan meraung
menangis. Saya disini baik-baik saja, hanya harus sedikit berlapang dada. Kamu
disana juga harus baik-baik saja, hanya harus banyak belajar setia.
No comments:
Post a Comment